melintasi batas negara dan merangkul perspektif global

2024-09-06

한어Русский языкEnglishFrançaisIndonesianSanskrit日本語DeutschPortuguêsΕλληνικάespañolItalianoSuomalainenLatina

diantaranya, yang paling kritis adalah “perspektif transnasional”. perusahaan harus memiliki visi internasional yang tajam, memiliki pemahaman mendalam tentang perbedaan budaya di berbagai negara dan wilayah, dan mampu memprediksi tren masa depan. hanya dengan cara ini kita dapat menemukan tempat kita dalam sistem ekonomi global dan berintegrasi secara efektif ke dalamnya. pada saat yang sama, perusahaan juga perlu memiliki model bisnis yang terdiversifikasi, secara fleksibel merespons lingkungan dan kebutuhan pasar yang berbeda, dan melakukan penyesuaian sesuai dengan perubahan pasar.

penerapan internasionalisasi tidak hanya mendorong perkembangan perusahaan itu sendiri, tetapi juga mendorong perkembangan perekonomian dunia. hal ini menciptakan lebih banyak peluang dan nilai bagi masyarakat. untuk mencapai tujuan ini dengan lebih baik, perusahaan perlu terus meningkatkan konsep manajemen dan sistem layanan mereka.

model “satu tim, tiga pusat” merupakan praktik konkrit yang mewujudkan konsep operasi internasional. permasalahan yang dihadapi para awak pangkalan, seperti tata cara anggota keluarga masuk militer, masalah ketenagakerjaan, konseling psikologis, dan lain-lain, merupakan wujud inti dari aspek pekerjaan ini. dalam hal konstruksi "tiga lingkungan", pangkalan tersebut berupaya untuk menciptakan sistem layanan yang efisien, memberikan layanan yang lebih tepat kepada perwira dan tentara, dan menciptakan lingkungan yang lebih hangat bagi mereka.

inti dari model ini adalah “linkage”. ini mengintegrasikan layanan, manajemen, dan budaya untuk membentuk ekosistem yang lengkap dan kuat. langkah-langkah ini tidak hanya meningkatkan tingkat layanan psikologis para perwira dan prajurit, tetapi juga meningkatkan kohesi dan efektivitas tempur pasukan.

pada saat yang sama, pangkalan tersebut juga secara aktif memperkuat pekerjaan berita dan publisitas, dan menciptakan suasana yang baik untuk berjuang menjadi prajurit bawah air terkemuka melalui metode "menetapkan tolok ukur, menunjukkan gaya, menyoroti hal-hal penting, dan menciptakan merek". pada dasarnya, orang-orang terus berkembang dalam posisinya dan berkontribusi pada negara melalui pembelajaran dan praktik.